Selasa, 03 Juli 2012

Resistor

                                                       Resistor = Weerstand
      
     Resistor (dari bahasa inggris) atau Weerstand (dari bahasa belanda) artinya adalah hambatan.
Nilai ukuran resistor dihitung dalam satuan ohm. dan simbol resistor adalah R.

Didalam elektronika fungsi resistor itu adalah :
1.mengecilkan arus.
2.Mengecilkan tegangan
3.Membagi tegangan
4.dan lain sebagainya, tergantung penggunaan.

Sebagai Contoh :
       Jika sebuah rangkaian memerlukan tegangan sebesar 5 volt, sedangkan tegangan yang keluar dari regulator atau adaptor sebesar 12 volt, maka kita memerlukan resistor untuk menurunkan tegangan
dari 12 volt menjadi 5 Volt.

Ket :
- Resistor tidak menyimpan tegangan atau arus listrik
- Setiap resistor memiliki toleransi / ketidak tepatan ukuran dalam %
- Resistor 1 kilo ohm   = 1,000 ohm (ditulis = 1k)
- Resistor 1 mega ohm = 1,000,000 ohm (ditulis = 1m)

                   Jenis Resistor
1.Resistor tetap
         Resistor tetap adalah resistor yang nilainya tidak dapat berubah, jika nilai resistor tersebut
berubah atau putus, maka resistor tersebut dinyatakan rusak
  
       Gambar Resistor Tetap










           

Tampilan resistor dalam rangkaian

    



2.Resistor Variable
         Resistor variable adalah resistor yang nilainya dapat dirubah secara manual.
Resistor variable antara lain : Trimpot dan Potensio meter

       Gambar Resistor Variable

Trimpot
Trimpot
   



Potentiometer        
Trimpot, potentiometer dan simbol








        







3.Resistor Tidak linier
        Resistor non linier adalah resistor yang nilainya akan berubah, jika resistor tersebut mendapat
perubahan temperatur suhu tertentu. atau nilai resistor akan berubah jika terkena sinar atau cahaya.

   Gambar Resistor non linier

PTC
NTC




     

VDR
LDR